-----
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan

Riwayat J.K. Rowling dan Harry Potter

Judul Buku : Wawancara dengan J.K. Rowling, Pencipta Harry Potter

Penulis : Lindsey Fraser

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama,

Jakarta, 2004

Tebal : 64 halaman

Boleh dikatakan, pembaca buku di seluruh dunia tak ada yang tidak kenal Harry Potter. Serial Harry Potter, yang telah terbit lima dari tujuh seri yang direncanakan, telah menyihir semua orang, tidak peduli apakah itu anak-anak, remaja, atau orang tua. Film yang diangkat dari buku ini juga berhasil membius para penonton segala usia.

Buku serial Harry Potter memang telah menjadi fenomena sejarah perbukuan dunia.

Diterjemahkan ke dalam 61 bahasa dan terjual lebih dari 250 juta eksemplar di 200 negara, setiap seri dari buku ini mencatatkan jejak yang luar biasa. Buku kelima serial Harry Potter, Harry Potter and the Order of the Phoenix, memecahkan rekor sebagai buku terlaris sepanjang masa. Buku ini juga tercatat sebagai satu-satunya buku yang menjadi bestseller bahkan sebelum bukunya selesai ditulis, saking banyaknya pembaca yang memesan terlebih dulu. Kehadiran Harry Potter bahkan berhasil mencerahkan industri perbukuan dunia, di antaranya menyelamatkan krisis yang dialami Penerbit Scholastic dan kios buku maya www.amazon.com.

Demikian juga dengan J.K. Rowling alias Joanne Kathleen Rowling, penulis buku itu.

Meski tidak akan bisa melampau keterkenalan tokoh ciptaannya, namanya telah menjulang ke puncak ketenaran. Berkat Harry Potter pula J.K. Rowling menjadi wanita Inggris yang kekayaannya melebihi Ratu Elizabeth II. Berbagai penghargaan tak terhitung lagi diterimanya berkat buku ini, juga gelar keningratan Kerajaan Inggris OBE (Order of the Siapakah sesungguhnya J.K. Rowling dan bagaimana Harry Potter diciptakan? Inilah barangkali pertanyaan terbesar yang diajukan banyak orang. Ini pula yang ditelisik Lindsey Frazer dalam buku Wawancara dengan J.K. Rowling, pencipta Harry Potter M. Lindsey Fraser adalah seorang pemerhati buku anak-anak ternama dan pemimpin sebuah organisasi yang mendorong minat baca dan memperkenalkan bacaan anak. Melalui buku kecil ini, ia berhasil menguak latar belakang kehidupan J.K. Rowling, bagaimana ide penciptaan kisah Harry Potter, proses penulisan dan resep apa yang digunakan sehingga buku ini mencapai kesuksesan yang luar biasa, termasuk juga rencana J.K. Rowling dalam penulisan dua buku terakhirnya nanti.

Buku ini juga memaparkan tinjauan ringkas dan padat atas lima seri Harry Potter yang telah diterbitkan.

Sumber: Matabaca, 7 Maret 2004

Terima kasih

Pustaka

DAFTAR PUSTAKA

Bambang Adhiono, Memasukkan Unsur Terang Langit, ASRI, Edisi 1 s.d. 31 Desember, Jakarta, 1987.

Brenda and Robert Vale, Green Architecture Design for a Sustainable Future. Thames and Hudson Ltd, London, 1991.

Donald E. Hepler & Paul I. Wallach, Architecture Drafting & Design. Mc. Graw- Hill Book Company, San Francisco, 1977.

Eileen Rachman, Pribadi, Apakah Hanya Dimiliki Manusia?, ASRI, Edisi 1 s.d. 30 Nopember, Jakarta, 1986.

Francis D.K. Ching, Arsitektur: Bentuk Ruang & Susunannya. Erlangga, Jakarta, 1985.

Hassan Shadily dkk, Ensiklopedia Indonesia, Ichtiar Baru-Van Houve, Jakarta, 1980.

Ir. Kaslam A. Thohir, Butir-butir Tata Lingkungan. PT Bina Aksara, Jakarta, 1985.

Ir. Rustam Hakim, Unsur Perancangan Alam Arsitektur Lansekap. PT Bina Aksara, Jakarta, 1987.

Ir. Setyo Soetiadji S, Anatomi Estetika. Jambatan, Jakarta 1986.

Ir. Setyo Soetiadji S, Anatomi Utilitas. Jambatan, Jakarta, 1986.

Leslie L. Doelle & Lea Prasetio, Akustik Lingkungan. Erlangga, Jakarta, 1986.

Muzhar Muchtar, Bila Sejuk Harus Diciptakan, ASRI, Jakarta, 1986.

Petrussumadi, Semi-Semi Seminar, ASRI, Edisi 1 s.d. 31 Desember, Jakarta, 1987.

Richard L. Austin & Asla, Designing the Natural Lanscape. Van Nostrand Reinhold Company Inc., New York, 1984.

Richard Untermann & Robert Small, Perancangan Tapak untuk Perumahan. Bandung: Intermatra, 1984.

Thomas C. Wang, Gambar Denah & Potongan. Erlangga, Jakarta, 1986.

William D. Powell, Linguist Version 1.0, PT. Atlantis Programma Prima, 1997.

Yoshinobu Ashihara, Merancang Ruang Luar. PT Dian Surya, Surabaya, 1983.

DAFTAR PUSTAKA




Eileen Rachman, Ramai-ramai Usaha Rumah Kos, ASRI, Edisi 1 s.d. 31 Desember, Jakarta, 1987.

Teori Bentuk Secara Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari tempat tinggal makhluk hidup atau organisme. Antara Ekologi dan Arsitektur dan antara evolusi dan perancangan (desain) terdapat hubungan yang sangat erat. Berdasarkan hubungan yang konseptual ini maka timbullah prinsip perancangan secara pre skriptis dengan dasar-dasar teori bentuk secara deskriptif dalam alam ini.

Arsitektur dapat digambarkan sebagai bentuk dari strategi adaptasi manusia dengan alam, gambaran tersebut bersifat suatu kesatuan yang menyeluruh, keseimbangan yang dinamis dan penyempurnaan hal-hal yang relatif dan tidak jelas.

Dari prinsip-prinsip di atas maka terjadilah tiga prinsip utama dari penurunan bentuk, yaitu:
- kesatuan yang utuh antara manusia dan tempat atau lingkungan
- keseimbangan yang dinamis dari yang teratur dan tak teratur
- penyempurnaan energi dan informasi

Hubungan antara ekologi dan arsitektur jelas terlihat pada arti asli (secara linguistik) dari ekologi, yaitu 'oikos’, kata asli dari ekologi dalam bahasa Greek yang berarti rumah dan rumah tangga (house dan household). Apabila ekologi diartikan sebagai sains dan organisme beserta tempat hidupnya (habitatnya), maka arsitektur dapat dipandang sebagai art dan sains dari organisme manusia dalam merealisir habitasinya pada lingkungan alam natural.

Bentuk dari organisme adalah hasil dari atau proses Interaksi antara bentuk genetik dengan lingkungannya. Dalam teori arsitektur secara ekologi, bentuk arsitektur adalah produk dari interaksi antara perubahan kebutuhan manusia atau fungsi dengan kontek ekologi manusia.
- Forms follow both function and environment
- Form, function and environment are interdependent
Dalam hubungan dengan teori ini, arsitektur modern mempunyai kegagalan, yaitu:
- Arsitektur modern menolak tradisi sebagai kemungkinan sumber-sumber kontiunitas untuk variasi di kemudian hari yang lebih kreatif.
- Arsitektur modern mengenyampingkan batas-batas kontek kultural
- Arsitektur modern terlalu memberikan nilai lebih hanya pada strategi adaptasi arsitektural yang spesifik saja.

Buku Sekolah Elektronik

BEBERAPA pembaca menghubungi via telepon, menyarankan untuk menyajikan suatu pengatar tentang buku elektronik. (Sajian ini menyela seri menelusuri cara anak belajar sain untuk merespon pembaca). Dalam bahasa Inggris buku elektronik mempunyai padanan kata electronic book, sering juga dituliskan sebagai ebook atau ecobook. Nama pasarnya adalah e-book. Buku elektronik merupakan suatu media digital yang mempunyai kemiripan dengan buku cetak konvesional. Buku elektronik dibaca dengan komputer atau alat khusus yang sengaja dibuat untuk itu yang disebut e-book reader (pembaca buku elektronik) atau e-book devices (piranti buku elektronik). Sebuah buku elektronik berupa teks elektronik.

Sumber ...

Buku Sekolah Elektronik di mirror.itb.ac.id

BANDUNG, itb.ac.id - Buku merupakan cakrawala dunia, seringkali kita mendengar semboyan tersebut. Bahkan tidak jarang disampaikan bahwa buku merupakan indikator ilmu yang dimiliki, semakin banyak buku yang kita baca maka semakin banyak pula ilmu yang kita miliki. Singkatnya, buku merupakan gudang ilmu, sarana paling penting yang menyokong penigkatan mutu pendidikan. Di era globalisasi ini, buku dituntut memiliki isi yang berstandar nasional pendidikan. Namun, pada kenyataannya buku yang menjadi hal terpenting dalam pendidikan justru menjadi hal yang sulit dijangkau dari tingkat harganya. Untuk tingkat sekolah dasar saja, masing-masing anak diwajibkan membeli belasan buku dengan harga yang mencapai ratusan ribu. Dilatarbelakangi hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional membeli hak cipta buku teks pelajaran dari beberapa penerbit atau penulis lalu selanjutnya buku-buku tersebut diasjikan dalan bentuk buku elektronik(e-book) yang dinamakan BSE (Buku Sekolah Elektronik).

Selengkapnya di sumbernya ...

Buku Teks Pelajaran Murah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas)

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, berkat rahmat dan karuniaNya, Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia dengan penuh rasa gembira dan bangga menyuguhkan sejumlah buku teks pelajaran layak-pakai yang hak ciptanya telah dilmiliki Departemen Pendidikan Nasional.

Buku-buku teks pelajaran tersebut tersedia di situs Depdiknas yang diberi nama Situs Buku Sekolah Elektronik yang disingkat BSE atau e-Book. Jumlah seluruhnya saat ini ada empat ratus tujuh (407) judul buku dan Insya Allah setiap tahunnya akan bertambah.
Buku-buku teks pelajaran ini telah dinilai kelayakan pakainya oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan telah ditetapkan sebagai Buku Teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 46 Tahun 2007, Permendiknas Nomor 12 Tahun 2008, Permendiknas Nomor 34 Tahun 2008, dan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2008.

Sumber ...
 
© 2011 Terus Belajar Berbagi Kebaikan | www.jayasteel.com | Suwur | Pagar Omasae | Facebook | Rumah Suwur