-----
Tampilkan postingan dengan label Nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasehat. Tampilkan semua postingan

Contoh Nasehat

Contoh Nasehat

Bergembiralah dengan hal-hal yang bisa menghapuskan dosa, seperti amal shalih, musibah yang menimpa, taubat, doa untuk kaun muslimin, rahmat dari Allah Yang Maha Pengasih, serta syafa’at Rasulullah. Balaslah perbuatan baik orang lain dengan yang lebih baik lagi. Berbuat baiklah kepada sesama, padamkan semua api permusuhan, berdamailah dengan musuh dan perbanyaklah teman.

Selalulah berjalan kaki dan berolah raga. Jauhi kemalasan dan keloyoan. Jangan ada waktu yang kosong dan jangan menganggur. Berbuat baiklah kepada orang lain dan dermakan harta kepada sesama sehingga Anda akan menuai kebahagiaan

(DR. Aidh Al-Qarni)
Orang yang malas dan suka berleha-leha adalah orang yang membuat orang lain kerepotan dan ia sendiri sebenarnya menderita kesedihan. Sedangkan orang yang bekerja keras dan serius adalah orang yang tahu bagaimana ia harus hidup dan bagaimana mendapatkan kebahagiaan.
Bergembira karena makanan dan harta adalah kegembiraan anak-anak. Bergembira karena mendapat pujian yang baik adalah kegembiraan orang-orang besar. Sedangkan melakukan kebaikan adalah kemuliaan yang tidak akan fana.
Bersedekahlah kepada orang-orang yang miskin akhlak dengan harga dirimu. Jangan menuntut mereka ketika mereka mencerca, mencela atau menyakitimu. Sebab di sisi Tuhan Yang Maha Tinggi semua itu ada gantinya.

Tersenyum

Tersenyum

Tersenyum tidak sulit dilakukan bagi siapapun dan bagaimanapun bentuk bibir kita.
Sejak balita semua orang melakukan itu untuk menarik perhatian orang tua.
Bayi yang suka tersenyum memiliki daya tarik lebih bagi orang disekitarnya.
Wanita yang gemar tersenyum sangat menarik bagi banyak pria.
Demikian juga sebaliknya.

Ternyata senyum perlu dilatih. Mengapa? Bukankah sejak bayi seseorang sudah tersenyum?
Karena hingga dewasa sering banyak masalah hidup datang silih berganti, dan perjalanan yang pahit terkadang membuat tersenyum tidak lagi dilakukan. Untuk itu tersenyum perlu dilatih. Walau bisa terjadi secara spontan, namun beberapa orang sulit sekali tersenyum dan melupakan senyum.

Tersenyumlah agar lawan bicara rileks, dan jika Anda sedang menjual, dia akan segera membuat keputusan membeli. Ya, menjual produk pada pelanggan, menjual ide pada atasan, atau menjual tenaga kerja kita pada perusahaan yang sedang Anda lamar, apalagi menjual pribadi pada calon mertua.

Tersenyum memberi kesan ramah, dan menetralisir perasaan apapun yang terjadi pada kita. Kesedihan, kemarahan, dan apapun perasaan yang ada akan tertutupi dengan senyum kita.

Orang yang DISEMPITKAN rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah

Orang yang DISEMPITKAN rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah

Dan orang yang DISEMPITKAN rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan KELAPANGAN sesudah kesempitan.
(Q.65:7)

 
© 2011 Terus Belajar Berbagi Kebaikan | www.jayasteel.com | Suwur | Pagar Omasae | Facebook | Rumah Suwur