-----

Ibu Hamil Dilarang Puasa, Bila...

Subjek:  Ibu Hamil Dilarang Puasa, Bila...

Jumat, 4 September 2009 | 11:30 WIB
 Secara medis, wanita hamil yang diperbolehkan berpuasa adalah ibu yang masa kehamilannya sudah cukup tua dan kuat, yaitu usia sekitar empat bulan ke atas. Pada usia kehamilan 4-7 bulan, puasa tidak akan banyak berpengaruh sebab biasanya kondisi kesehatan sang ibu sudah melewati taraf penyesuaian dan lebih stabil.

Sebaliknya, ibu hamil yang memiliki kondisi sebagai berikut, sebaiknya tidak berpuasa dulu:

1. Perdarahan
Ibu yang pernah mengalami perdarahan semasa kehamilan, jika memaksakan diri berpuasa, hanya akan menambah parah keadaan. Keselamatan ibu dan janin bisa terancam.

2. Diabetes Melitus (DM)
Ibu hamil dengan DM tidak disarankan berpuasa. Selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuat supaya kadar gula darah terkontrol dan stabil.

3. Hipertensi
Terapi obat tidak boleh dilewatkan dalam kasus hipertensi. Bila sampai terlewat, besar kemungkinan tekanan darah tidak terkontrol bisa naik atau turun tiba-tiba. Padahal, tekanan darah yang naik-turun mendadak harus dihindari selama kehamilan karena bisa menyebabkan kematian ibu maupun janin yang dikandungnya.

4. Gangguan sistem pencernaan
Ibu hamil dengan gangguan pencernaan seperti maag jika berpuasa sama artinya dengan memperbesar peluang kambuhnya penyakit. Lambung kosong akan mempertinggi peluang naiknya asam lambung.

5. Dehidrasi
Jika sampai dehidrasi, jiwa si ibu hamil dan bayi yang dikandungnya bisa terancam. Karena itu, jangan sungkan untuk lekas berbuka. Jangan sampai ibu hamil mengalami hal ini yang umumnya diawali diare dan muntah berlebih, keringat dingin membanjir, disertai keluhan pusing dan lemas.

6. Hari H
Di hari bersalin, ibu hamil tidak dianjurkan berpuasa. Ini karena ibu memerlukan energi ekstra untuk melahirkan. Memaksakan diri berpuasa hanya akan mencelakakan diri sendiri dan bayinya.

Narasumber: Dr.Siti Salima, Sp.OG, ahli kandungan dari RS Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Gempa 7,3 SR- Tasik Malaya

Gempa 7,3 SR, 9 Orang Tewas di Garut

Gempa 7,3 SR, 9 Orang Tewas di Garut
Sembilan orang tewas di Garut akibat akibat gempa bumi yang berkekuatan 7,3 pada Skala Richter (SR) di Tasikmalaya kemarin, kata seorang pejabat daerah setempat.

Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Garut H. Iman Alirahman, M.Si di Garut, Kamismenyatakan,kesembilan warga ituatasdua korban tewas warga kecamatan Pameungpeuk, seorang warga Cisompet, lima penduduk Cikelet, serta seorang warga kecamatan Peundeuy, demikian laporan sementara dari lapangan pada Kamis dinihari.

Gempa jugamengakibatkan 11 korban luka berat serta 57 luka ringan, sedangkan dari 937 rumah yang mengalami kerusakan meliputi 3.483 rusak berat, 547 rusak sedang serta 2.907 rusak ringan, katanya.

Kerusakan juga dialami261 sekolah rusak berat, dua sekolah rusak sedang dan 35 rusak berat, disusul 14 masjid rusak berat, 11 rusak sedang serta 135 rusak ringan, terdapat pula dua unit bangunan kantor desa Cisompet rusak ringan dan kantor kecamatan Peundeuy rusak ringan.

Sedangkan kerusakan bangunan, terbanyak di kecamatan Pameungpeuk sebanyak 953 rumah masing-masing 525 rusak berat dan 428 rusak ringan.

Priotas penanganan dilakukan bagi para korban luka berat dan ringan ternasuk mengupayakan pemberian santunan kepada akhli waris korban meninggal, sedangkan upaya lainnya terus melakukan pendataan korban secara keseluruhan termasuk kerusakan rumah penduduk
---------------

Gempa di Tasikmalaya Membuat Panik Warga Cirebon

Gempa di Tasikmalaya Membuat Panik Warga Cirebon
Gempa dengan kekuatan besar yang berpusat di Tasikmalaya juga dirasakan warga Cirebon dan akibat goncangan tersebut, Rabu, membuat pekerja kantor swasta dan pemerintah serta pengunjung mall berhamburan keluar gedung.

Seperti yang terjadi di Pusat Grosir Cirebon (PGC), beberapa pengunjung yang panik langsung berhamburan ke luar gedung.

Akibatnya kepanikan tersebut, beberapa pengunjung terjatuh saat menuruni tangga dan beberapa diantaranya terinjak oleh sesama pengunjung yang berebut keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Beberapa pengunjung yang terinjak diantaranya adalah Yuni (41) bersama dua anak kembarnya Dora dan Dera (12) warga Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon.

Yuni menceritakan, saat gempa terjadi dia bersama dua anaknya langsung berhamburan keluar gedung berebut dengan pengunjung yang lain. Namun saat menuruni tangga, akibat berdesak-desakkan pegangan dua anaknya tersebut terlepas sehingga terjatuh.

"Pegangan kami bertiga terlepas, kemudian karena terdorong oleh pengunjung lain kami tejatuh dan terinjak-injak," ujar Yani.

Akibatnya Yani mengalami luka pada kaki kanannya, sedangkan Dera mengalam luka cukup serius pada tangan dan kaki kanannya. Malang bagi Dora yang terjatuh pada bagian tengah tangga mengalami luka parah pada bagian muka dan dada.

Ketiganya langsung dibawa ke RS Pelabuhan Cirebon untuk mendapat perawatan intensif.

Selain itu, Menara Masjid At-Taqwa yang biasanya dibuka untuk umum untuk ngabuburit, akibat terjadinya gempa tersebut untuk sementara ditutup.
---------------------------

35 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa

Depkes: 35 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa
 Pusat PenanggulanganKrisis (PPK) Departemen Kesehatan mencatat hingga pukul 23,00 WIB jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa yang mengguncang sebagian wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, Rabu pukul 14.55 WIB dilaporkan sebanyak 35 orang.

Selain itu, menurut Kepala PPK Departemen Kesehatan Rustam S Pakaya di Jakarta, Rabu malam, gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang berpusat di 142 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, tersebut juga menyebabkan 384 orang terluka dan 40 orang hilang.

Jumlah korban meninggal dunia di Provinsi Jawa Barat dilaporkan sebanyak 34 orang dengan rincian enam orang di Kabupaten Bandung, 11 orang di Cianjur, empat orang di Garut, tiga di Kabupaten Tasikmalaya,dua orang di Kota Tasikmalaya, enam orang di Banjar dan satu orang di Sukabumi.

Guncangan gempa juga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 38 orang terluka di DKI Jakarta.

Gempa juga mengakibatkan rumah penduduk dan bangunan publik rusak.

Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat, kata Rustam, telah mengirimkan tim medis dan bantuan logistik yang dibutuhkan untuk menangani korban bencana.
-----------------------------

Fwd: "CARI Pemimpin SIDOARJO 2010-2015" mengirimi Anda pesan di Facebook...

Badruz Zaman mengirim pesan kepada anggota CARI Pemimpin SIDOARJO 2010-2015.

--------------------
Subjek: update ;Pilkada sidoarjo 2010

Empat Partai sepakat Koalisi Hadapi Pilkada 2010
Dirilis kabarsidoarjo pada Wednesday, September 2nd 2009 dalam Pemilu, Politik

SIDOARJO- Meskipun pelaksanaan Pilkada kabupaten Sidoarjo baru akan di gelar pada tahun 2010 nanti.  namun bagi 4 parpol ini tidak menjadi halangan untuk melakukan kesepakatan awal membentuk koalisi 'besar'.
Koalisi 'besar' menyongsong Pilkada 2010 yang dilakukan empat partai  diantaranya Partai Golkar, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini di akui terang terangan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo Drs Unggul Prabowo
Menurutnya, koalisi yang sudah di sepakati dengan kesepakatan hitam diatas putih ini sekaligus mengantisipasi aturan pilkada yang mengharuskan parpol pengusung minimal punya 20 persen suara.
"kita sudah 11 kursi, jadi aman untuk mengantisipasi aturan itu,"
terangnya.
Unggul mengakui, sejauh ini masih belum menyinggung soal siapa yang akan
dijagokan oleh koalisi 'besar'ini. Namun Yang jelas, sejauh ini koalisi empat
parpol sudah melakukan kajian atas nama-nama kandidat yang sudah
muncul di masyarakat.
"Kita mendengar ada nama Emy Susanti (istri Bupati Sidoarjo Win
Hendrarso,red), Pak M Rochani (mantan sekdakab,red) dan Pak Saiful
Ilah (Wabup).kita masih dalam tahap mengamati siapa yang paling
berpeluang," tegasnya.
Masih menurut Unggul, Partainya sendiri sudah sepakat tidak memberangkatkan calon Kepala daerah dari kader partai  dan akan melakukan pantauan kepada calon calon yang dianggap memiliki peluang untuk menang .
"Dalam komunikasi politik kita sudah sepakat untuk tidak memberangkatkan kader,"pungkasnya (Abidin)
--------------------

Untuk membalas pesan ini, ikuti tautan di bawah ini:
http://www.facebook.com/n/?inbox/readmessage.php&t=1038232132945&mid=108433eG55772a5cG4f8b36G0

"STM PERKAPALAN SIDOARJO (ALUMNI)" mengirimi Anda pesan di Facebook...

Juan Valentinoz mengirim pesan kepada anggota STM PERKAPALAN SIDOARJO (ALUMNI).

--------------------
Subjek: Konsep Reuni AKBAR SMKN 3 BUDURAN ( PERKAPALAN )

Konsep Reuni AKBAR SMKN 3 BUDURAN ( PERKAPALAN )


Pendahuluan

Idealnya, banyak kakak-kakak alumni yang tergabung dalam forum FB yang setuju dengan diadakannya Reunian,Maka dalam kegiatan ini kita melebarkan tahun angkatan. Misal sedikit-banyak ada yang dari angkatan 1,2, dst. Yang pada pergaulan sehari-hari, jarang membaur seolah antar angkatan tidak pernah berkomunikasi semoga dengan adanya forum ini kita dapat merapatkan barisan dan mempererat tali persaudaraan serta silaturahmi hingga akhir hayat, amien..
Saudara seangkatan, juga kakak-kakak alumni, sehubungan dengan akan diadakannya rencana Reuni yang akan kita adakan adapun konsep yang masih perlu direvisi dan tanggapan dari kakak-kakak alumni yang mungkin lebih berpengalaman dalam membuat konsep acara agar acara ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.


Konsep Reuni

Konsep Reuni adalah TEMU KANGEN, dengan selingan hiburan NYANYI , CANDA., dan NOSTALGIA. Kalaupun ada Agenda yang agak idealis, membentuk kegiatan Comunity yg lebih baik, dan lainnya, akan dibicarakan di sesi Serius, di antara waktu kangenan, yang akan ditindak lanjuti ataupun spontanitas.

Untuk memenuhi kebutuhan Nyanyi dan Canda Selama Reuni, agar Kesannya sangat mendalam, maka panitia akan membuat sistim pengumpulan data, yang akan disampaikan via email dalam kurun persiapan sampai pelaksanaan Reuni.


Time Table Kegiatan

1.
a. Membentuk tim Team Panitia Pelaksana dan Formatur Acara
b. Menentukan Pilihan Waktu Reuni

2.
a. Draft Proposal dan Kertas kerja
b. Pengumpulan Data Alumni, melalui email dan atau surat-menyurat.
c. Pengumpulan dana
d. Sebar undangan lengkap dengan Profil Acara dan kegiatan Reuni.
e. Final Review





Tentative Acara :

1. Pembukaan

2. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran

3. Sambutan-sambutan
a. Ketua Panitia
b. Wakil SMKN 3 BUDURAN
c. Wakil Alumni SMKN 3 BUDURAN

4. Pemberian Kenang-kenangan

5. Napak Tilas
Interaksi Personal
Halal-bi-Halal dan saling bersalaman.

6. Hiburan – Nyanyi dan Canda

7. Makan Siang

8. Hiburan – Nyanyi dan Canda

9. Door Prize & Foto Bersama

10. Penutupan .

11. Selesai


ini adlah rencana konsep reuni yg akan kita adakan...
kritik dan saran serta tambahan atau mungkin yg lain2nya aquw tunggu n qt bahas bersama2 d dalam forum ini.
terima kasih atas perhatiannya...
wassalam....
--------------------

Untuk membalas pesan ini, ikuti tautan di bawah ini:
http://www.facebook.com/n/?inbox/readmessage.php&t=1084181398726&mid=1088d07G55772a5cG4fb0dfG0

Fasisme di Italia

Situasi Eropa menjelang PD II tidak jauh berbeda dengan situasi menjelang PD I. Suasana diliputi ketegangan dan keinginan balas dendam, terutama negara-negara yang kalah perang. Mereka dirugikan oleh perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh blok Sekutu. Pada umumnya negara-negara yang terlibat perang mengalami kehancuran ekonomi. Untuk itu mereka berusaha bangkit dengan cara yang diktator dan mengembangkan paham ultranasionalisme. Dari paham ultranasionalisme tersebut lahir negara-negara fasis. Negara-negara fasis yang muncul yaitu Jerman, Italia, dan Jepang.

Italia adalah salah satu negara pemenang dalam Perang Dunia I. Meskipun menang, Italian merasa kecewa sebab tuntutannya dalam Perjanjian Versailes tidak terpenuhi. Karena kekecewaannya tersebut, Italia mulai bangkit di bawah pimpinan Benito Mussolini . Italia berkembang menjadi negara fasis.

Berikut ini usaha-usaha Benito Mussolini untuk mengembangkan fasisme di Italia.

1) Mengobarkan semangat Italia Irredenta untuk mempersatukan seluruh bangsa Italia.

2) Memperkuat angkatan perang.

3) Menguasai seluruh Laut Tengah sebagai Mare Nostrum atau Laut Kita.

4) Menduduki Ethiopia dan Albania.


 .


dari buku sekolah

Fasisme di Jerman

Fasisme di Jepang

Penting Untuk Diketahui (Bila ditilang di jalanan)

Ini Cerita Dari milis sebelah...

Penting Untuk Diketahui (Bila ditilang di jalanan)

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk
kebutuhan lebaran, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi.
Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi
tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat
oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (P) : Selamat
siang mas, bisa lihat SIM dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak...

P : Mas
tahu... kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak
seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar)
sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang... lalu menulis
dengan sigap.
Sop : Pak, jangan ditilang deh... wong plat aslinya udah gak tahu hilang ke mana... kalo ada pasti saya pasang.

P : Sudah...saya tilang
saja...kamu tahu gak banyak mobil curian sekarang... (dengan nada keras !!)
Sop : (Dengan nada keras juga) Kok gitu! Taksi saya kan Ada
STNK-nya, Pak. Ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu
itu kalo dibilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas,) kamu terima aja
surat tilangnya (sambil menyodorkan surat
tilang warna MERAH).
Sop : Maaf Pak, saya gak mau yang warna MERAH
suratnya... Saya mau yg warna BIRU saja.

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu
tahu gak sudah 10 hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan Pak
form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Ini kan
dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU... Dulu kamu bisa minta
form BIRU... tapi sekarang ini kamu gak bisa... Kalo kamu gak mau, mari ngomong sama
komandan saya (dengan nada keras dan ngotot).
Sop : Baik Pak, kita ke komandan
bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi).

Dalam hati saya
.... berani betul sopir taksi ini...
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini
melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan
cuman minta form BIRU.... Bapak kan yang gak mau
ngasih.

P : Kamu jangan macam-macam yah... saya bisa kenakan pasal melawan
petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak
berlaku? Gini aja pak, saya foto bapak aja deh.... kan
bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP).

Wah... wah...
hebat betul nih sopir.... berani, cerdas dan trendy... (terbukti dia
mengeluarkan hpnya yang ada berkamera).
P : Hey! Kamu bukan wartawan kan! ?
Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu).
Kemudian si sopir
taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan "shoot pertama"
(tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lain (P2) )

P 2 : Mas,
anda gak bisa foto petugas sepeti itu.
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU
gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya) .

Lalu si polisi ke-2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi
antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi
yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi.
P 2 : Mas mana
surat tilang yang merahnya? (sambil meminta).
Sop: Gak
sama saya pak.... Masih sama temen bapak tuh (polisi ke-2 memanggil polisi yang
menilang).

P : Sini tak kasih surat yang biru
(dengan nada kesal).

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda
sebesar Rp.30.600 sambil berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI... Lalu kamu
ambil lagi SIM kamu di sini, saya tunggu..."
S : (Yes!!) Ok pak... gitu dong
kalo gini dari tadi kan enak...

Kemudian si sopir
taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, "Pak... maaf,
kita ke ATM sebentar ya... mau transfer uang tilang. Saya berkata, "ya
silakan".

Sopir taksi pun langsung ke ATM sambil berkata, .... "Hatiku
senang banget Pak, walaupun ditilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi
itu." "Untung saya paham macam2 surat
tilang..."

Tambahnya, "Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak
perlu nunggu 2 minggu untuk sidang. Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT
DAMAI..... Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat
oknum!"

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke
Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar
aturan dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan
setempat.
Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, dan
oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai
tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di
kejaksaan setempat, di sinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan
pungutan liar berupa pembengkakan nilai
tilang.

SLIP BIRU, berarti
kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.

Kita tinggal
transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah no.rek Bank
BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan
SIM/STNK kita di Polsek terdekat di mana kita ditilang.
You know what!?
Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! Dan
dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

Jepang (Kemajuannya)

Jepang merupakan negara kepulauan yang terletak di kawasan Asia Timur, tepatnya di sebelah Timur daratan Semenanjung Korea. Secara astronomis, Jepang berada antara 30°LU - 46°LU dan 128°BT - 179°BT. Luas negara ini sekitar 377.837 km² dengan jumlah penduduk mencapai 127.333.000 jiwa. Ber-dasarkan kedua indikator tersebut, ratarata kepadatan penduduk Jepang sekitar 323 jiwa/ km². Sebagai negara kepulauan, Jepang memiliki beberapa pulau besar sebagai pulau utama, yaitu Honshu (pulau terluas sekaligus letak ibukota Jepang, Tokyo), Hokkaido, Kyushu, dan Shikoku.

Selain itu, terdapat lebih dari 3.000 pulau kecil yang mengelilinginya.

Di bidang perekonomian, Jepang banyak memegang peran penting, pendapatan perkapitanya yang tinggi (mencapai 31.410 US dollar) serta kestabilan mata uangnya mengantarkan Jepang sebagai salah satu negara maju di kawasan Asia. Di percaturan dunia, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan mendapat julukan “Macan Asia” karena kemampuan negara-negara tersebut dalam memperkukuh pengaruh perekonomiannya di kawasan Asia.

Berikut ini beberapa bentuk kemajuan Jepang di berbagai bidang.

1 ) Kemajuan di bidang pertanian

Daratan Jepang banyak terdapat gunung dan pegunungan, sehingga topografinya relatif kasar. Kondisi ini menyebabkan Jepang memiliki luas wilayah pertanian yang tidak begitu luas, yaitu hanya ± 16% dari seluruh wilayah daratannya. Akan tetapi, meskipun luas wilayah pertaniannya relatif sempit, Jepang ternyata mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Hal ini dipengaruhi oleh kesuburan tanah dan kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah dan berinovasi di bidang pertanian, terutama dalam pemanfaatan teknologi dalam menciptakan varietas-varietas baru unggulan, pupuk, alat-alat pertanian dan obat-obatan. Hasil-hasil pertanian Jepang antara lain padi, kentang, jagung, sayur-sayuran, teh, jeruk, dan apel.

2 ) Kemajuan di bidang perikanan dan peternakan

Ikan merupakan bahan makanan kegemaran mayoritas penduduk Jepang. Oleh karena itulah pemenuhan akan konsumsi ikan (terutama ikan laut) di Jepang sangat tinggi. Hal ini didukung oleh adanya pertemuan arus hangat dan arus dingin (Kurosyiwo dan Oyasyiwo) di perairan Jepang yang kaya akan ikan. Hasil-hasil perikanan Jepang meliputi ikan salmon, makarel, tuna, hiu, haring, dan paus. Kesemuanya itu sebagian dikonsumsi langsung dan sebagian lagi diolah sebagai makanan kaleng.

Adapun peternakan yang banyak berkembang di Jepang adalah peternakan babi, ayam, dan sapi.

3 ) Kemajuan di bidang industri

Jepang merupakan negara industri besar. Bahkan saat ini Jepang menduduki peringkat kedua setelah Amerika Serikat sebagai negara industri besar di dunia. Produk industri Jepang telah tersebar ke berbagai pelosok dunia. Produk-produk tersebut meliputi produk permainan, barang elektronik, mobil/otomotif, obat-obatan/bahan kimia, tekstil, bahan makanan olahan, semen, kertas dan barang cetakan, kamera, dan alat transportasi. Bahkan, saat ini hasil industri otomotif Jepang merupakan hasil industri otomotif terbesar dunia. Hasil pembangunan negara Jepang di bidang industri ini sangat luar biasa, mengingat Jepang miskin sumber bahan mineral, sehingga sebagian besar bahan baku industri tersebut diimpor dari negara lain, termasuk dari Indonesia.

4 ) Kota-kota utama Jepang

a) Tokyo, merupakan ibukota Jepang, sekaligus sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan pendidikan bertaraf internasional. b) Osaka, merupakan kota terbesar kedua Jepang, sekaligus sebagai pusat industri tekstil.

c) Nagoya, merupakan pusat industri pesawat terbang, otomotif, lokomotif, dan industri besar lainnya. Keberadaan kota ini oleh orang Jepang dianggap sebagai “ibukota” Jepang di wilayah tengah.

d) Kyoto, merupakan ibukota Jepang hingga tahun 1868, kota ini sekarang berkembang sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan.

e) Ginza, merupakan pusat hiburan, bisnis, dan perdagangan bertaraf internasional.


 


dari buku sekolah

Perempuan-Perempuan Perkasa

Aku pernah membaca kisah tentang wanita yang membelah batu karang untuk mengalirkan air, wanita yang menenggelamkan diri belasan tahun sendirian di tengah rimba untuk menyelamatkan beberapa keluarga orangutan, atau wanita yang berani mengambil risiko tertular virus ganas demi menyembuhkan penyakit seorang anak yang sama sekali tak dikenalnya nun jauh di Somalia. Di Sekolah Muhammadiyah setiap hari aku membaca keberanian berkorban semacam itu di wajah wanita muda ini.

N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A. Abdul Hamid, atau kami memanggilnya Bu Mus, hanya memiliki selembar ijazah SKP (Sekolah Kepandaian Putri), namun beliau bertekad melanjutkan cita-cita ayahnya—K.A. Abdul Hamid, pelopor sekolah Muhammadiyah di Belitong—untuk terus mengobarkan pendidikan Islam. Tekad itu memberinya kesulitan hidup yang tak terkira, karena kami kekurangan guru—lagi pula siapa yang rela diupah beras 15 kilo setiap bulan? Maka selama enam tahun di SD Muhammadiyah, beliau sendiri yang mengajar semua mata pelajaran—mulai dari Prakarya, dan Praktik Olahraga. Setelah seharian mengajar, beliau melanjutkan bekerja menerima jahitan sampai jauh malam untuk mencari nafkah, menopang hidup dirinya dan adik-adiknya.

Bu Mus adalah seorang guru yang pandai, karismatik, dan memiliki pandangan jauh ke depan. Beliau menyusun sendiri silabus pelajaran Budi Pekerti dan mengajarkan kepada kami sejak dini pandangan-pandangan dasar moral, demokrasi hukum, keadilan, dan hak-hak asasi. Kami diajarkan menggali nilai luhur di dalam diri sendiri agar berperilaku baik karena kesadaran pribadi.

Pada kesempatan lain, karena masih kecil tentu saja, kami sering mengeluh mengapa sekolah kami tak seperti sekolah-sekolah lain. Terutama atap sekolah yang bocor dan sangat menyusahkan saat musim hujan. Beliau tak menanggapi keluhan itu tapi mengeluarkan sebuah buku berbahasa Belanda dan memperlihatkan sebuah gambar.

Gambar itu adalah sebuah ruangan yang sempit, dikelilingi tembok tebal yang suram, tinggi, gelap, dan berjeruji. Kesan di dalamnya begitu pengap, angker, penuh kekerasan dan kesedihan.

”Inilah sel Pak Karno di sebuah penjara di Bandung, di sini beliau menjalani hukuman dan setiap hari belajar, setiap waktu membaca buku. Beliau adalah salah satu orang tercerdas yang pernah dimiliki bangsa ini.”

Beliau tak melanjutkan ceritanya.

Kami tersihir dalam senyap. Mulai saat itu kami tak pernah lagi memprotes keadaan sekolah kami. Pernah suatu ketika hujan turun amat lebat, petir sambar menyambar. Trapani dan Mahar memakai terindak, topi kerucut dari daun lais khas tentara Vietkong, untuk melindungi jambul mereka. Kucai, Borek, dan Sahara memakai jas hujan kuning bergambar gerigi metal besar di punggungnya dengan tulisan “UPT Bel” (Unit Penambangan Timah Belitong)—jas hujan jatah PN Timah milik bapaknya.

Kami sisanya hampir basah kuyup. Tapi sehari pun kami tak pernah bolos, dan kami tak pernah mengeluh, tidak, sedikit pun kami tak pernah mengeluh.

Bagi kami Pak Harfan dan Bu Mus adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Merekalah mentor, penjaga, sahabat, pengajar, dan guru spiritual.

Mereka yang pertama menjelaskan secara gamblang implikasi amar makruf nahi mungkar sebagai pegangan moral kami sepanjang hayat. Mereka mengajari kami membuat rumah-rumahan dari perdu apit-apit, mengusap luka-luka di kaki kami, membimbing kami ketika kami disunat, mengajari kami doa sebelum tidur, memompa ban sepeda kami, dan kadang-kadang membuatkan kami air jeruk sambal.

Mereka adalah ksatria tanpa pamrih, pangeran keikhlasan, dan sumur jernih ilmu pengetahuan di ladang yang ditinggalkan. Sumbangan mereka laksana manfaat yang diberikan pohon filicium yang menaungi atap kelas kami. Pohon ini meneduhi kami dan dialah saksi seluruh drama ini. Seperti guru-guru kami, filicium memberi napas kehidupan bagi ribuan organisme dan menjadi tonggak penting mata rantai ekosistem.

Sumber: Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, dengan penyesuaian

 
© 2011 Terus Belajar Berbagi Kebaikan | www.jayasteel.com | Suwur | Pagar Omasae | Facebook | Rumah Suwur